Minyak Olive dan Kanker Payudara

Posted on 23 August 2010

2


Olive Oil

Tahukah Anda bahwa senyawa dalam olive oil atau minyak zaitun akan memagari gen-gen yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan sel tumor pada payudara? Ya, meskipun cita rasa dari minyak ini telah menjadi daya tarik selama ribuan tahun, namun penelitian modern telah memberikan alasan lain mengapa kita wajib mengkonsumsinya.
Olive oil mengandung lemak tak jenuh berantai tunggal, vitamin E dan polifenol. Dua senyawa terakhir itu berkhasiat menurunkan resiko kanker.

Menurut para ahli, kanker payudara disebabkan oleh kesalahan pada pola makan seseorang. Menurut banyak ahli, kebiasaan seseorang mengkonsumsi makanan tinggi lemak menjadi pemicunya. Untuk itulah, banyak ilmuwan menganjurkan para wanita untuk melakukan diet Mediterania yang berbasis buah, sayur, biji-bijian, serta olive oil, sebagai jalan terbaik untuk sehat dan terhindar dari kanker payudara.

Sebuah riset di Spanyol menyebutkan, selain menghalangi gen-gen yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan sel tumor pada payudara, minyak ini juga bekerja dengan mematikan protein yang menjadi “sumber makanan” sel kanker.

Seorang ilmuwan yang bertanggung jawab atas riset tersebut, Dr.Eduard Escrich, menyarankan kita untuk mengkonsumsi minyak zaitun 50 ml, atau setara 10 sendok teh olive oil murni setiap hari.

“Ini baik untuk dikonsumsi, namun khasiat dari olive oil sebagai penangkal kanker payudara ini baru bisa dipetik bila gaya hidup ini diterapkan dalam jangka panjang,” ungkap Escrich.

Diet ala Mediterania, lanjutnya, sudah diakui para pakar terhadap perlindungannya untuk berbagai penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, Alzheimer, Parkinson, dan juga untuk melangsingkan tubuh.

Yunani merupakan negara konsumen olive oil terbesar di dunia. Orang-orang di negara itu mengkonsumsi 20 kali olive oil lebih banyak dibanding orang Inggris dan Italia, yang juga termasuk sebagai produsen utama olive oil.

Referensi:Health News